- Artikel

- Keberlanjutan
- Perbankan hijau
Beradaptasi dengan Model Pertumbuhan Baru di Asia: Digitalisasi dan Dekarbonisasi
Pertumbuhan Asia dalam beberapa dekade terakhir telah menjadikannya sebagai penggerak utama perekonomian global, dengan kawasan ini diproyeksikan menyumbang sekitar 60% pertumbuhan GDP global pada 2024.1 Namun, pendorong pertumbuhan tersebut kini mulai berubah. Kawasan ini sedang beralih menuju model ekonomi baru yang lebih berkelanjutan dan berbasis teknologi dibandingkan sebelumnya.
Digitalisasi2 dan transisi energi3 kini muncul sebagai pendorong ekonomi yang semakin kuat di seluruh Asia, membuka model bisnis dan peluang pertumbuhan baru bagi perusahaan yang telah mapan. Tetapi, perubahan ini juga menghadirkan kebutuhan keuangan yang terus berkembang.
Bisnis perlu mengadopsi teknologi iklim dan solusi digital untuk mendukung transisi menuju ekonomi hijau, sekaligus melakukan investasi yang diperlukan untuk menerapkan teknologi tersebut.
Menyediakan dukungan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang turut membentuk kembali perekonomian, serta bagi para investornya, juga membutuhkan inovasi. HSBC terus memperkuat upayanya untuk mendukung perusahaan di seluruh kawasan dalam menghadapi perubahan tersebut.
Pendorong digitalisasi
Asia Pasifik memiliki lebih dari 2.6 miliar pengguna internet, lebih banyak dibandingkan kawasan mana pun di dunia.4 Jumlah ini masih berpotensi meningkat, karena tingkat penetrasi internet di kawasan tersebut masih tertinggal dibandingkan Amerika Utara atau Eropa.5
Seiring semakin banyak konsumen Asia beralih ke ranah digital, perusahaan-perusahaan yang telah mapan di kawasan ini terus menjalankan transformasi digital mereka sendiri, sementara generasi baru perusahaan start-up berbasis teknologi dan inovasi terus bermunculan. Asia Pasifik memiliki lebih dari 305 unicorn, yaitu perusahaan start-up yang telah mencapai valuasi sebesar 1 miliar USD, dengan total valuasi gabungan yang melampaui 1 triliun USD, menurut data dari CB Insights.6
Ekonomi digital dipimpin oleh berbagai sektor seperti e-commerce, transportasi dan makanan, perjalanan daring, media daring, serta layanan keuangan. Menurut studi tahunan yang dilakukan Google, Temasek dan Bain, yang memantau enam ekonomi di Asia Tenggara—Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam—pertumbuhan gross merchandise value (GMV) dari sektor-sektor ekonomi baru ini diperkirakan akan jauh melampaui pertumbuhan GDP hingga akhir dekade ini.7
Secara nominal, para penulis studi tersebut memperkirakan nilai GMV ekonomi digital kawasan mencapai 218 miliar USD pada 2023, dan diproyeksikan meningkat menjadi 300 miliar USD pada 2025 dan 1 triliun USD pada 2030.8 Kebijakan yang lebih mendukung dapat semakin mendorong pertumbuhan ekonomi digital ASEAN. Digital Economy Framework Agreement yang sedang dinegosiasikan di antara negara-negara anggota ASEAN berpotensi membuka pertumbuhan hingga 2 triliun USD bagi ekonomi digital kawasan pada 2030, berdasarkan model yang dikembangkan oleh Boston Consulting Group.9
Pertumbuhan ekonomi digital juga terjadi di berbagai negara Asia lainnya. Di Tiongkok, nilai tambah dari industri inti ekonomi digital berkontribusi 10% terhadap GDP pada 2023, meningkat dari 7.8% pada 2020.10 Sementara itu, ekonomi digital India menyumbang 12% dari output negara tersebut dan tumbuh hampir tiga kali lipat dibandingkan laju pertumbuhan GDP.11
Transisi menuju ekonomi hijau
Seiring pertumbuhan pesat ekonomi digital, negara-negara di Asia juga berupaya mempercepat transisi menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan. Kawasan Asia Pasifik diperkirakan akan menginvestasikan lebih dari 1.6 triliun USD untuk kapasitas pembangkit listrik tenaga angin dan surya dalam 10 tahun ke depan.12
Bisnis Asia dari berbagai skala, mulai dari perusahaan start-up, perusahaan middle market, hingga perusahaan terbesar, semakin menemukan peluang pertumbuhan dari transisi energi, seiring para pembuat kebijakan berupaya menurunkan tingkat intensitas karbon kawasan yang masih tinggi.13
Di Asia Tenggara, misalnya, sektor teknologi iklim (climate tech) berkembang pesat dan semakin menarik pendanaan bagi perusahaan start-up. Investasi modal ventura di sektor ini tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan lebih dari 15% pada 2019 hingga 2023.14 Perusahaan inovatif di sektor ini mencakup perusahaan yang mengembangkan sistem penyimpanan energi terbarukan, teknologi pertanian presisi, dan solusi digital untuk platform ekonomi sirkular.
Seperti ekonomi digital, transisi menuju ekonomi net zero memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan peluang bagi perusahaan internasional di Asia. Sebuah studi yang diterbitkan oleh sejumlah organisasi, termasuk , memperkirakan bahwa di Asia Tenggara saja berpotensi menciptakan pendapatan tahunan sebesar 300 miliar USD pada 2030 melalui pengembangan ekonomi hijau.15
Namun secara keseluruhan, perusahaan perlu mengadopsi teknologi iklim dan solusi digital yang diperlukan untuk mendukung proses transisi mereka sendiri, serta melakukan investasi yang diperlukan untuk menerapkan teknologi tersebut.
Berikut adalah beberapa tren utama dalam digitalisasi dan dekarbonisasi yang turut membentuk ekonomi baru di Asia Pasifik.
Dua tren ekonomi utama dalam digitalisasi dan dekarbonisasi:
- Solusi iklim berbasis teknologi: Fase pertumbuhan dan pembangunan Asia berikutnya berupaya menyesuaikan diri dengan target emisi net zero di tingkat nasional, industri, dan perusahaan, sejalan dengan komitmen terhadap Perjanjian Paris dan tujuan pembangunan berkelanjutan. Perusahaan yang mengembangkan solusi iklim berbasis teknologi antara lain Ampd Energy,16 yang mengembangkan sistem baterai industri untuk mengurangi emisi dengan menggantikan generator berbahan bakar fosil di lokasi konstruksi, serta Green Li-ion dari Singapura,17 yang mengembangkan teknologi baru untuk mendaur ulang baterai.
- Perusahaan start-up lokal yang inovatif: Perusahaan start-up dengan ide-ide segar, bergerak cepat, berbasis inovasi, serta berani mengambil risiko dan menjelajahi berbagai peluang baru terus bermunculan di seluruh kawasan. Inkubator perusahaan start-up memainkan peran penting dalam perkembangan ini, dengan ratusan inkubator telah bermunculan di seluruh Asia dalam beberapa tahun terakhir.18 Di Singapura, misalnya, HSBC bermitra dengan perusahaan modal ventura Antler, yang mendampingi para pendiri perusahaan sejak tahap awal (day zero) hingga mengembangkan bisnis mereka.19 Antler telah mendukung pertumbuhan berbagai perusahaan yang bergerak di bidang keberlanjutan, termasuk Reebelo,20 sebuah marketplace ekonomi sirkular daring yang menyediakan perangkat teknologi konsumen rekondisi. Reebelo saat ini beroperasi di enam pasar regional dan terus berekspansi ke Amerika Serikat.
Bagaimana HSBC dapat membantu:
- Dukungan bagi perusahaan start-up: HSBC memiliki riwayat panjang dalam membantu bisnis Anda berkembang di Asia, baik melalui pembukaan rekening bisnis, penyediaan pinjaman bisnis, pemberian saran terkait strategi memasuki pasar baru atau melakukan ekspansi, maupun memperkenalkan calon mitra bisnis. Salah satu inisiatif dukungan HSBC adalah New Economy Fund senilai 3 miliar USD,21 yang menyediakan pembiayaan bagi perusahaan start-up, investor modal ventura (VC), dan pihak lain yang mendukung serta berinvestasi pada perusahaan-perusahaan tersebut.
- New Economy Fund telah mendukung berbagai perusahaan, termasuk:
- Growthwell Foods,22 salah satu perusahaan teknologi pangan berbasis nabati terkemuka di Asia, yang menerima pembiayaan akuisisi dan fasilitas modal kerja dari HSBC.23
- Carro,24 marketplace mobil bekas terbesar di Asia Tenggara, yang telah berekspansi ke tujuh pasar, termasuk Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Jepang, Taiwan, dan Hong Kong. HSBC telah mendukung pertumbuhan Carro sejak 2001,25 termasuk baru-baru ini melalui pinjaman pinjaman multi-valuta kepada lini bisnis fintech Carro pada Juni 2024 yang disediakan melalui ASEAN Growth Fund HSBC.26
Seiring inovasi mendorong perkembangan ekonomi digital Asia dan upayanya menuju ekonomi net zero, HSBC akan terus mendukung para wirausaha, bisnis, dan investor yang berperan dalam mewujudkan perubahan tersebut.
Saat ini, kami menyediakan pembiayaan bagi sejumlah industri yang secara signifikan berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca. Kami memiliki strategi untuk membantu nasabah mengurangi emisi mereka sekaligus mengurangi emisi yang kami hasilkan sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi hsbc.com/sustainability.
¹ https://www.imf.org/en/News/Articles/2024/04/18/tr041824-apd-press-briefing
² https://www.unescap.org/news/decisive-action-needed-harness-digital-trade-and-investment-inclusive-sustainable-development
³ https://aigcc.net/asias-investors-making-progress-on-climate-targets-yet-challenges-remain-in-aligning-with-1-5c-climate-goals/
⁴ https://www.statista.com/topics/9080/internet-usage-in-the-asia-pacific-region/#editorsPicks
⁵ https://data.worldbank.org/indicator/IT.NET.USER.ZS?locations=Z7-Z4-XU-8S
⁶ https://www.cbinsights.com/research-unicorn-companies
⁷ https://economysea.withgoogle.com/home/; See page 81 for GMV vs. GDP growth projections
⁸ https://economysea.withgoogle.com/home/; See page 83 for total GMV projections
⁹ https://asean.org/asean-defa-study-projects-digital-economy-leap-to-us2tn-by-2030/
¹⁰ https://english.www.gov.cn/archive/statistics/202405/26/content_WS6653223bc6d0868f4e8e77a9.html
¹¹ https://www.business-standard.com/industry/news/india-s-digital-economy-is-growing-2-8x-of-gdp-rajeev-chandrasekhar-124052001425_1.html
¹² https://www.woodmac.com/press-releases/apac-to-invest-3.3-trillion-in-power-generation-over-next-decade/
¹³ https://www.pwc.com/vn/en/publications/vietnam-publications/net-zero-economy-index-asia-pacifics-transition-2023.html
¹⁴ https://informaconnect.com/accelerating-venture-climate-investments-in-southeast-asia/
¹⁵ https://www.bain.com/insights/southeast-asias-green-economy-2024/
¹⁶ https://www.about.hsbc.com.hk/-/media/hong-kong/en/news-and-media/230301-hsbc-and-ampd-sign-green-term-loan-en.pdf
¹⁷ https://www.business.hsbc.com/en-gb/insights/sustainability/green-li-ion
¹⁸ https://www.business.hsbc.com.sg/en-sg/campaigns/emerging-giants-in-asia-pacific
¹⁹ https://www.about.hsbc.com.sg/news-and-media/hsbc-collaborates-with-antler-to-support-the-growth-of-the-next-generation
²⁰ https://reebelo.com/about-us
²¹ https://www.business.hsbc.com.hk/en-gb/products/new-economy-fund
²² https://growthwellfoods.com/
²³ https://www.business.hsbc.com/en-gb/insights/growing-my-business/growthwell-feeding-asias-growing-appetite-for-plant-based-protein
²⁴ https://carro.sg/about
²⁵ https://www.business.hsbc.com/en-gb/insights/growing-my-business/growing-internationally-with-carro
²⁶ https://carro.sg/blog/carro-first-to-tap-into-us1-billion-hsbc-asean-growth-fund/
The information contained on this website is provided for informational purposes only, and does not constitute an offer to sell or the solicitation of an offer to buy any products referenced. Eligibility criteria and T&Cs apply for the products referenced. Local country restrictions and limits may apply. Please speak with your HSBC representative for more information.
