19 Agustus 2019

Snapshot Thailand

Ekonomi Negara Thailand akan mengalami pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 3,1% di tahun-tahun mendatang, tertahan oleh pertumbuhan konsumsi swasta yang lemah, tingkat hutang rumah tangga yang tinggi dan pertumbuhan upah riil yang tidak biasa.

Thailand terlibat dalam berbagai perjanjian perdagangan bebas (FTA), baik secara bilateral maupun sebagai anggota ASEAN. Sebagian besar ada perjanjian dengan negara-negara Asia tetapi ada juga perjanjian dengan Peru dan Chili. Menjabat sebagai Ketua ASEAN saat ini, Thailand berusaha untuk merampungkan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) tahun ini, sebuah perjanjian yang mencakup sepuluh anggota ASEAN, ditambah China, India, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru. Finalisasinya akan menjadi penting bagi Thailand karena perdagangannya dengan anggota RCEP hampir dua pertiga dari total perdagangannya pada tahun 2018.

Berkat penerapan kebijakan industri "Thailand 4.0", yang mencakup pengembangan zona ekonomi khusus, lingkungan bisnis negara ini terus membaik, seperti yang terlihat dalam Peringkat Lingkungan Bisnis EIU terbaru. Inisiatif ini juga membuat Thailand lebih disukai bagi investor asing, menawarkan berbagai insentif. Jika perusahaan asing berhasil, investasi swasta yang lebih kuat dapat diharapkan. Hal begitu akan tercapai, apabila pemerintah tetap stabil.

Sementara lingkungan bisnis telah membaik, kedudukan Thailand dalam Peringkat Kesiapan Teknologi EIU, penilaian tentang seberapa siap 82 ekonomi negara di dunia untuk perubahan teknologi, telah menurun. Dengan penetrasi internet di angka sekitar 37,1 pengguna internet per 100 penduduk pada tahun 2017, kelangsungan perdagangan digital dan layanan terbatas. Selain itu, tingkat inovasi komersial Thailand kurang dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan ini, sebagian karena perusahaan asing lebih suka melakukan penelitian dan pengembangan di tempat lain, meskipun memiliki operasi manufaktur di negara itu.

Untuk mengatasi kesenjangan ini, Dewan Investasi telah mengizinkan pembebasan bea masuk atas bahan baku yang digunakan dalam Litbang untuk mendorong inovasi di sektor swasta. Perusahaan-perusahaan yang fokus pada bidang-bidang tertentu seperti material canggih atau teknologi digital juga dapat memenuhi syarat untuk pembebasan pajak penghasilan hingga 13 tahun jika mereka bekerja sama dengan lembaga penelitian publik.

Ingin mengetahui lebih banyak? Klik dan telusuri setiap negara

Issued by HSBC Holding plc


Tertarik mengembangkan bisnis Anda ke ASEAN? Biarkan kami membantu.

Disclaimer

The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)

Produced by (E) BrandConnect, a commercial division of The Economist Group, which operates separately from the editorial staffs of The Economist and The Economist Intelligence Unit. Neither (E) BrandConnect nor its affiliates accept any responsibility or liability for reliance by any party on this content.

The information contained in this ASEAN website is derived from sources we believe to be reliable but which we have not independently verified. HSBC makes no representation or warranty (express or implied) of any nature nor is any responsibility of any kind accepted with respect to the completeness or accuracy of any information, projection, representation or warranty (expressed or implied) in, or omission from, this ASEAN website. No liability is accepted whatsoever for any direct, indirect or consequential loss (whether arising in contract, tort or otherwise) arising from the use of or reliance on this ASEAN website or any information contained herein by the recipient or any third party. If you seek to rely in any way whatsoever upon any content contained in this ASEAN website, you do so at your own risk.

This ASEAN website does not constitute an offer or solicitation for, or advice that you should enter into or start using, any of the arrangement, product or services mentioned in this ASEAN website. Recipients should not rely on this ASEAN website in making any decisions and they should make their own independent appraisal of and investigations into the information described in this ASEAN website. No consideration has been given to the particular business objectives, financial situation or particular needs of any recipient. Any examples given are for the purposes of illustration only.

All the information set out in this ASEAN website is provided in good faith to the best of HSBC’s knowledge and understanding of the current law, rules, regulations, directions and guidelines governing or otherwise applicable to the relevant services offered by HSBC but HSBC makes no guarantee, representation or warranty and accepts no liability as to its accuracy or completeness. Future changes in such law, rules, regulations etc. could affect the information in this ASEAN website but HSBC is under no obligation to keep this information current or to update it. Expressions of opinion are those of HSBC only and are subject to change without notice.

Copyright © PT Bank HSBC Indonesia. All rights reserved. No part of this ASEAN website may be reproduced, stored in a retrieval system, or transmitted, on any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording, or otherwise, without the prior written permission of HSBC.

Issued by PT Bank HSBC Indonesia which is registered and supervised by Financial Service Authority (OJK).

Hubungi kami

Anda meninggalkan situs HSBC CMB.

Perlu diketahui bahwa kebijakan situs eksternal berbeda dari syarat dan ketentuan situs serta kebijakan privasi kami. Situs berikutnya akan terbuka di jendela peramban atau bilah baru.

Anda meninggalkan situs HSBC CMB.

Perlu diketahui bahwa kebijakan situs eksternal berbeda dari syarat dan ketentuan situs serta kebijakan privasi kami. Situs berikutnya akan terbuka di jendela peramban atau bilah baru.

Anda meninggalkan situs HSBC CMB.

Perlu diketahui bahwa kebijakan situs eksternal berbeda dari syarat dan ketentuan situs serta kebijakan privasi kami. Situs berikutnya akan terbuka di jendela peramban atau bilah baru.