19 Agustus 2019

Snapshot Malaysia

Ketika perdagangan menjadi angin segar yang lebih jelas di panggung global dan aktivitas ekonomi melambat di beberapa negara utama, Malaysia malah mengalami penurunan nilai ekspor; sebagian besar barang elektronik dan elektronik kategori ekspor terbesarnya masuk ke dalam kategori dua negara ekonomi terbesar di dunia, yang keduanya berada di bawah tekanan dan mungkin mengalami penurunan belanja konsumen. Sebaliknya, Malaysia akan bergantung malah pada pertumbuhan yang stabil di sektor industri dan layanannya sendiri untuk mendukung pertumbuhan PDB.

Terlepas dari perjanjian perdagangan bebas (FTA) negara itu yang merupakan bagian dari anggota ASEAN, Malaysia juga telah mengejar perjanjian terpisah untuk memperluas opsi perdagangannya di seluruh dunia. Ini termasuk perjanjian bilateral dengan Turki, India, Chili, Australia, Pakistan, Selandia Baru dan Jepang. Negara ini juga merupakan bagian dari pembicaraan mengenai Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), yang kemungkinan akan diselenggarakan dalam 12-18 bulan ke depan. Jika diterima, RCEP akan menjadi FTA multilateral terbesar di Malaysia.

Lingkungan bisnis negara yang membaik dapat meningkatkan upaya perdagangannya. Dalam Peringkat Lingkungan Bisnis EIU terbaru, kita melihat bahwa perkembangan ekonomi, pendapatan yang meningkat dan daya beli konsumen yang lebih besar berpotensi untuk meningkatkan daya tarik pasar Malaysia. Namun, populasi kecil, relatif pada negara tetangga itu, kemungkinan akan membatasi tingkat peluang untuk bisnis negara.

Lebih jauh, dalam upaya meningkatkan ekosistem teknologinya, pemerintah Malaysia mengalihkan perhatian dan sumber dayanya ke arah kemajuan digital dengan relatif berhasil. Penetrasi internet mencapai hampir 86% pada tahun 2017, menurut Departemen Statistik nasional; momentum di bidang ini harus terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Keamanan dunia maya juga merupakan bidang kekuatan yang menempati peringkat ketiga dunia secara global dalam Indeks Keamanan Dunia Maya Global 2017 yang disiapkan oleh Serikat Telekomunikasi Internasional (ITU), sebuah badan PBB.

Namun, sementara posisi global Malaysia meningkat dalam Peringkat Kesiapan Teknologi EIU, tetapi masih tertinggal di belakang rekan-rekan regional yang juga semuanya meningkat maju, merupakan keuntungan bagi ASEAN secara keseluruhan tetapi membuat Malaysia berjuang lebih keras untuk maju di kawaan ini.

Ingin mengetahui lebih banyak? Klik dan telusuri setiap negara

Issued by HSBC Holding plc


Tertarik mengembangkan bisnis Anda ke ASEAN? Biarkan kami membantu.

Disclaimer

The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)

Produced by (E) BrandConnect, a commercial division of The Economist Group, which operates separately from the editorial staffs of The Economist and The Economist Intelligence Unit. Neither (E) BrandConnect nor its affiliates accept any responsibility or liability for reliance by any party on this content.

The information contained in this ASEAN website is derived from sources we believe to be reliable but which we have not independently verified. HSBC makes no representation or warranty (express or implied) of any nature nor is any responsibility of any kind accepted with respect to the completeness or accuracy of any information, projection, representation or warranty (expressed or implied) in, or omission from, this ASEAN website. No liability is accepted whatsoever for any direct, indirect or consequential loss (whether arising in contract, tort or otherwise) arising from the use of or reliance on this ASEAN website or any information contained herein by the recipient or any third party. If you seek to rely in any way whatsoever upon any content contained in this ASEAN website, you do so at your own risk.

This ASEAN website does not constitute an offer or solicitation for, or advice that you should enter into or start using, any of the arrangement, product or services mentioned in this ASEAN website. Recipients should not rely on this ASEAN website in making any decisions and they should make their own independent appraisal of and investigations into the information described in this ASEAN website. No consideration has been given to the particular business objectives, financial situation or particular needs of any recipient. Any examples given are for the purposes of illustration only.

All the information set out in this ASEAN website is provided in good faith to the best of HSBC’s knowledge and understanding of the current law, rules, regulations, directions and guidelines governing or otherwise applicable to the relevant services offered by HSBC but HSBC makes no guarantee, representation or warranty and accepts no liability as to its accuracy or completeness. Future changes in such law, rules, regulations etc. could affect the information in this ASEAN website but HSBC is under no obligation to keep this information current or to update it. Expressions of opinion are those of HSBC only and are subject to change without notice.

Copyright © PT Bank HSBC Indonesia. All rights reserved. No part of this ASEAN website may be reproduced, stored in a retrieval system, or transmitted, on any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording, or otherwise, without the prior written permission of HSBC.

Issued by PT Bank HSBC Indonesia which is registered and supervised by Financial Service Authority (OJK).

Hubungi kami

Anda meninggalkan situs HSBC CMB.

Perlu diketahui bahwa kebijakan situs eksternal berbeda dari syarat dan ketentuan situs serta kebijakan privasi kami. Situs berikutnya akan terbuka di jendela peramban atau bilah baru.

Anda meninggalkan situs HSBC CMB.

Perlu diketahui bahwa kebijakan situs eksternal berbeda dari syarat dan ketentuan situs serta kebijakan privasi kami. Situs berikutnya akan terbuka di jendela peramban atau bilah baru.

Anda meninggalkan situs HSBC CMB.

Perlu diketahui bahwa kebijakan situs eksternal berbeda dari syarat dan ketentuan situs serta kebijakan privasi kami. Situs berikutnya akan terbuka di jendela peramban atau bilah baru.