29 Juli 2013

Pertumbuhan Pendanaan Luar Negeri

Memasuki pasar baru memiliki risiko tersendiri, terutama terkait pembayaran. Tapi berbagai alat dapat memberikan kepercayaan diri pada perusahaan untuk menarik pelanggan baru di seluruh dunia.

Hubungi kami

Pertanyaan dan saran

1500237

atau

+62 21 25514777

(dari luar negeri)

Meminta panggilan balik

Kami menganggap semua pertanyaan nasabah itu penting. Dengan memberikan detail tentang minat bisnis Anda, kami dapat mengarahkan pertanyaan Anda ke anggota tim kami yang paling berkompeten untuk menjawabnya.

Mohon tidak memasukkan informasi rahasia seperti detail rekening bank Anda.
Semua isian harus dilengkapi kecuali dinyatakan bersifat opsional.

  • 01
  • 02

Alasan mengontak kami

Masukkan topik
Masukkan topik

Rincian kontak

Masukkan nama Anda
Masukkan nomor telepon Anda

Kapan kami dapat menghubungi Anda?

Pilihan waktu di siang hari

Kami akan menghubungi Anda dalam waktu tiga hari kerja ke depan.

Kembali

Meminta panggilan balik - minat bisnis Anda (opsional)

Kami menganggap semua pertanyaan nasabah itu penting. Dengan memberikan detail tentang minat bisnis Anda, kami dapat mengarahkan pertanyaan Anda ke anggota tim kami yang paling berkompeten untuk menjawabnya.

Mohon tidak memasukkan informasi rahasia seperti detail rekening bank Anda.
Semua isian harus dilengkapi kecuali dinyatakan bersifat opsional.

  • 01
  • 02

Skala Perusahaan (opsional)

Transaksi bisnis Anda

Sektor industri Anda (opsional)

Pasar yang Anda minati (opsional)

Pasar internasional mana yang menarik perhatian Anda?

RTCAddBusinessInterests

Mohon tidak memasukkan informasi rahasia seperti detail rekening bank Anda.
Semua isian harus dilengkapi kecuali dinyatakan bersifat opsional.

Business size

Transaksi bisnis Anda

Sektor industri Anda

Pasar yang Anda minati

Pasar internasional mana yang menarik perhatian Anda?

Meminta panggilan balik

  • Maaf

Kami mengalami masalah

Kami tidak dapat mengirimkan pesan Anda. Mohon coba lagi, kembali lagi nanti, atau hubungi kami di

Meminta panggilan balik

  • Terima kasih

Kami akan menghubungi Anda

Relationship Manager HSBC Indonesia akan menghubungi Anda dalam waktu tiga hari kerja.

Minat Anda

  • Nama Perusahaan:
  • Transaksi:
  • Sektor:
  • Lokasi:
  • Pasar internasional:

RTCAddBusinessInterests

Kami tidak akan menjual atau menyalahgunakan data Anda. Baca cara kami menangani detail Anda dalam kebijakan cookie.

Bagi banyak perusahaan di Inggris, ekspansi ke pasar luar negeri menawarkan jalan terbaik untuk mencapai pertumbuhan baik bagi mereka sendiri maupun perekonomian secara keseluruhan.

Bahkan pemerintah telah menetapkan Tantangan Nasional untuk meningkatkan jumlah perusahaan Inggris yang mengekspor dari 20% menjadi 25%, dan meningkatkan nilai ekspor dua kali lipat hingga £1 triliun di tahun 2020.

Menurut Menteri Perdagangan Lord Green, peningkatan jumlah perusahaan yang mengekspor hingga sekitar 25% dapat meningkatkan perekonomian Inggris kurang lebih £36 miliar.

Dengan perimbangan kekuatan ekonomi global yang semakin bergeser ke Brasil, Rusia, India, dan China (BRIC) dan pasar di negara berkembang lainnya, di sanalah terbuka peluang pertumbuhan, dan perusahaan Inggris perlu menyusun strategi agar sukses mengekspor ke negara-negara tersebut.

Namun demikian, ekspor ke pasar luar negeri mana pun mempunyai risiko tersendiri dan kebutuhan akan mitigasi risiko lebih besar pada pasar dengan pertumbuhan yang tinggi.

Menerima pembayaran sering kali tidak terjadi dengan mudah, tapi memastikan pembayaran tepat waktu dari pelanggan di belahan dunia lain, sejauh beberapa zona waktu, merupakan tantangan besar bagi perusahaan yang ingin memperluas cakrawala perdagangannya di dunia internasional.

Rasa takut tidak dibayar dapat menjadi penghalang terhadap pertumbuhan, terutama di pasar negara berkembang.  Dengan mengurangi risiko tersebut, perusahaan dapat memiliki kepercayaan diri untuk menarik pelanggan baru dan memasuki pasar baru yang menarik.

Tergantung syarat perdagangan yang diminta calon pelanggan dan tekanan pada arus kas, perusahaan bisa memanfaatkan seperangkat alat untuk membantu mereka memastikan pembayaran tepat waktu dan arus kas yang konsisten.

Memantau arus kas

Dengan pelanggan di 75 negara, produsen speaker hi-fi Monitor Audio adalah perusahaan yang benar-benar telah mengglobal.

Berdiri 40 tahun lalu, perusahaan yang berbasis di Essex ini memiliki pasar utama di Inggris, AS, dan Rusia, dan distributor di berbagai negara seperti Indonesia dan Uruguay.

Kehadiran secara global telah membantu perusahaan ini mencatat pertumbuhan yang kuat beberapa tahun terakhir, yaitu sebesar £5,75 juta (30%) sejak 2009, dan ekspor merupakan 73% dari total penjualannya.

Namun dengan klien yang tersebar di seluruh belahan dunia, perusahaan ini juga terpapar risiko terutama jika menyangkut pembayaran.

"Seperti di perusahaan internasional mana pun, risiko selalu ada; namun yang penting adalah bagaimana memitigasi risiko tersebut dengan cara yang paling efektif," jelas Direktur Keuangan Philip Evans.

"Sebagai contoh, melalui HSBC kami menjaminkan seluruh akun pelanggan terbesar kami di Rusia dan AS – jadi jika pelanggan kami di salah satu dari kedua negara itu tidak mampu membayar, 90% dana kami tetap kembali. Hal ini memberi kami ketenangan pikiran yang signifikan, terutama ketika nilai faktur yang belum terbayar pada satu periode bisa mencapai hingga US$1,5 juta di salah satu dari negara-negara tersebut.”

Namun kegiatan bisnis sehari-hari Monitor Audio tidak berkutat dengan menangani skenario kasus terburuk, tapi memastikan arus kas yang stabil yang dilakukan melalui pembiayaan faktur dan komunikasi berkesinambungan dengan pelanggan.

"Meskipun ada di 75 negara ekspor, sebenarnya kami hanya memiliki 70 pelanggan sehingga kami bisa berhubungan dengan mereka secara individual dan menjalin komunikasi yang teratur," kata Evans.

Dalam kaitannya dengan hubungan pelanggan, fasilitas pembiayaan faktur memberikan kepercayaan yang dibutuhkan Evans pada arus kas harian perusahaannya.

"Kami akan memasukkan semua faktur kami melalui sistem itu seminggu sekali dan sehari kemudian 85% dari faktur tersebut akan dapat ditarik. Sehari setelah itu saya akan memeriksa pembayaran saya dan hari berikutnya saya akan membayarnya," lanjutnya.

"Hal ini memungkinkan kami untuk bekerja dalam siklus mingguan yang teratur dan memastikan arus kas kami tetap konsisten.”

Export Invoice Finance

"Ketika perusahaan menggunakan open account dengan pelanggan, mereka butuh kepastian bahwa mereka akan dibayar dan dibayar tepat waktu," kata Anne-Marie Aston dari HSBC Invoice Finance.

Dengan jangka waktu pembayaran di beberapa pasar luar negeri bervariasi dari 60 sampai 120 hari, perusahaan dapat menghadapi tekanan serius pada arus kas mereka.  Melalui Export Invoice Finance HSBC, perusahaan dapat menerima hingga 90% dari nilai faktur pada hari berikutnya sehingga mereka dapat menawarkan persyaratan open account dan bersaing dengan pemasok lokal.

“Jangka waktu menerima pembayaran untuk ekspor cenderung lebih lama.  Kami dapat menyediakan kas tersebut bagi nasabah dengan memberi mereka kemampuan untuk berdagang dengan pelanggan berdasarkan ketentuan apa pun yang sesuai di negara yang bersangkutan," jelas Aston.

Melalui Credit Protection, perusahaan juga dapat mencegah keterlambatan pembayaran atau kredit macet dan bisa memasuki pasar baru dengan percaya diri, dengan memanfaatkan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan kredit calon pelanggan.

"Dapat dimaklumi bahwa perusahaan yang mengekspor cenderung tetap bertahan dengan pasar yang mereka kenal seperti AS dan Eropa.  Mereka menghindari pasar negara berkembang yang tidak mereka ketahui, namun sebenarnya di sanalah pertumbuhan akan terjadi," lanjut Aston.

"Melalui berbagai layanan yang ada, kami dapat membantu memberikan kepercayaan diri dan arus kas yang aman untuk membantu pelanggan melangkah memasuki pasar baru.”

Documentary Credits

"Sekitar 80% perdagangan dunia dilakukan tanpa jaminan surat berharga (open account), dan bagi perusahaan Inggris yang berdagang dengan Eropa dan AS hal ini tentu adalah skenario yang lebih memungkinkan," jelas John Dial dari HSBC Trade and Receivables Finance Europe.

"Meskipun demikian, dengan adanya ketidakpastian ekonomi, documentary credit (DC) kembali muncul ke permukaan.”

Ini juga yang terjadi saat perusahaan Inggris melirik pasar seperti Timur Tengah, Amerika Latin, dan Asia di mana jarak yang lebih jauh dan pemasok atau pelanggan baru membuat DC menjadi lebih menarik.

DC adalah suatu upaya yang dilakukan bank atas nama pembeli untuk membayar barang atau jasa, dengan syarat penjual dapat mengajukan dokumen yang sepenuhnya sesuai dengan persyaratan dan ketentuan DC.

"DC memberikan jaminan bagi importir maupun eksportir karena risiko pembayaran dialihkan dari pembeli ke bank," jelas Dial.  "Hal ini memungkinkan penjual untuk memegang kendali dan memperoleh kepastian kapan ia akan dibayar.”

Dalam koridor perdagangan yang terus berkembang, kepastian tersebut bernilai tinggi dan dengan semua DC ditangani sesuai kode praktik International Chamber of Commerce, terdapat konsistensi di mana pun Anda melakukan perdagangan.

"DC adalah metode yang telah teruji dan terbukti untuk melaksanakan perdagangan internasional," kata Dial.

"Namun, perusahaan harus memeriksa secara cermat pada saat DC diterima untuk mengidentifikasi syarat atau ketentuan yang tidak dapat diterima, dan membuat DC diubah sehingga sesuai dengan syarat dan ketentuan. Penting untuk melengkapi dokumen dengan benar untuk memastikan mereka dapat dibayar.”

Trade Credit Insurance

Salah satu cara untuk mengurangi risiko tidak dibayar adalah melalui Trade Credit Insurance.

Menarik pelanggan dari pasar baru dapat mendatangkan ketidakpastian pada tingkat tertentu, namun ada kebijakan yang memberikan perlindungan bilamana pelanggan gagal membayar karena bangkrut, melalaikan kewajiban secara berlarut-larut, atau tidak mampu membayar karena risiko politik seperti masalah mata uang, kerusuhan, atau pengambilalihan aset.

“Asuransi kredit mengakui bahwa pemeriksaan yang ketat sekalipun tidak dapat mengantisipasi segudang kesulitan yang dapat melanda pembeli, dari masalah keuangan, tuntutan hukum, atau peluncuran produk yang gagal sampai kesulitan memperoleh pembayaran dari pelanggan akhir yang mungkin terletak sejauh beberapa langkah dari rantai suplai dan berada di luar negeri," kata Michael Watson, Head of Commercial Insurance and Investments HSBC.

Asuransi kredit adalah alat yang dapat digunakan perusahaan di Inggris untuk menggaet pelanggan baru dari pasar baru di mana informasi terbatas, tidak ada sejarah transaksi dengan pembeli, atau terdapat risiko politik yang tidak menentu.

“Asuransi kredit perdagangan dapat membantu mengurangi risiko perdagangan internasional, sehingga perusahaan dapat melakukan ekspansi internasional dengan kepercayaan diri yang lebih besar," jelas Watson.

Asuransi kredit perdagangan juga dapat membantu perusahaan di Inggris menawarkan persyaratan yang lebih baik kepada pelanggan luar negeri sehingga memberikan keunggulan saat bersaing dengan pemasok lokal di pasar asing. Jika pembeli ditanggung oleh asuransi, ada fleksibilitas yang lebih besar untuk menyesuaikan syarat keuangan dan jangka waktu pembayaran untuk mendapatkan order.

Cari untuk mengetahui layanan HSBC International Trade Service lebih jauh di sini

Anda meninggalkan situs HSBC CMB.

Perlu diketahui bahwa kebijakan situs eksternal berbeda dari syarat dan ketentuan situs serta kebijakan privasi kami. Situs berikutnya akan terbuka di jendela peramban atau bilah baru.

Anda meninggalkan situs HSBC CMB.

Perlu diketahui bahwa kebijakan situs eksternal berbeda dari syarat dan ketentuan situs serta kebijakan privasi kami. Situs berikutnya akan terbuka di jendela peramban atau bilah baru.